Welcome!!

Rabu, 06 April 2011

MANTRA - MANTRA DALAM FILM "HARRY POTTER"

            Siapa sih yang tidak tahu Film Harry Potter? Film yang dibintangi oleh sejumlah aktor dan aktris “Holywood” ini, awalnya berupa sebuah novel fantasi karya J.K Rowling, seorang penulis terkenal asal Inggris yang menceritakan kisah seorang penyihir cilik bernama lengkap Harry James Potter, atau yang kita kenal dengan nama Harry Potter.
            Karena ketenaran dan kesuksesan novel ini, akhirnya novel ini diangkat menjadi sebuah film. Film Harry Potter berjumlah 7 seri, sesuai dengan novelnya yang bejumlah 7 seri. Hanya saja pada seri ke-7 film Harry Potter di bagi menjadi 2 bagian. Berikut ini adalah nama – nama dari ke-7 seri film & novel Harry Potter :
  1. Harry Potter and The Sorcerer’s Stone (Harry Potter dan Batu Bertuah)
  2. Harry Potter and The Chamber of Secrets (Harry Potter dan Kamar Rahasia)
  3. Harry Potter and The Prisoner of Askaban (Harry Potter dan Tawanan Askaban)
  4. Harry Potter and The Goblet of Fire (Harry Potter dan Piala Api)
  5. Harry Potter and The Order of The Phoenix (Harry Potter dan Orde Phoenix)
  6. Harry Potter and The Half-Blood Prince (Harry Potter dan Pangeran Berdarah Campuran)
  7. Harry Potter and The Deathly Hallows (Harry Potter dan Relikui Kematian)
Banyak sekali faktor – faktor yang menyebabkan Film Harry Potter terkenal dan disukai oleh banyak orang, salah satu faktorya adalah mantra – mantra yang diucapkan oleh penyihir –penyihir di film Harry Potter. Mantra – mantra di film ini banyak sekali dan memiliki arti yang bermacam – macam. Masing –masing mantra memiliki kata – kata yang unik dan terdengar aneh di kuping. Walaupun mantra – mantra tersebut fiksi atau tidak nyata tetapi banyak sekali para pecinta film Harry Potter yang mengumpulkan nama dan arti dari mantra – mantra di film ini, bahkan sampai ada yang mencoba menghapalkan mantra – mantra tersebut sampai lengkap.
Berikut  ini adalah nama mantra – mantra yang digunakan oleh para penyihir di film Harry Potter beserta artinya :
  • Accio + … Mantra untuk memanggil benda. Misal Accio Firebolt (sapu terbang).
  • Aguamenti Mantra untuk memunculkan air dari ujung tongkat.
  • Alarte Ascendare Mantra untuk mementalkan benda ke udara.
  • Alohomora Mantra untuk membuka pintu yang terkunci.
  • Anapneo Mantra untuk menyingkirkan benda asing dari saluran pernapasan.
  • Aparecium Mantra untuk memperlihatkan tulisan dengan tinta tidak terlihat.
  • Apparate Mantra untuk muncul di tempat manapun yang diinginkan. Mantra ini hanya boleh dilakukan oleh penyihir berusia minimal 17 tahun dan telah lulus tes. Tidak dapat dipergunakan di lingkungan Hogwarts, serta merupakan salah satu mantra yang sulit dan kompleks, salah sedikit saja dapat membuat salah satu anggota tubuh si pemantra tertinggal di tempat asalnya sebelum ia berpindah.
  • Arresto Momentum Mantra untuk melambatkan benda.
  • Ascendio Mantra untuk membuat sang perapal mantra melesat ke atas.
  • Avada Kedavra Salah satu dari tiga Kutukan Tak Termaafkan. Menyebabkan kematian seketika. Saat dirapalkan, akan ada kilatan cahaya berwarna hijau dan biasanya tidak meninggalkan bukti kerusakan pada tubuh maupun sebab kematian sehingga tidak dapat dideteksi oleh otopsi kaum Muggle.
  • Avis Mantra untuk Mengeluarkan burung kecil.
  • Bombarda Mantra untuk meledakkan barang.
  • Carpe Retractum Mantra untuk menarik objek ke si perapal mantra.
  • Cave Inimicum Mantra untuk memperkuat pertahanan tempat persembunyian.
  • Colloportus Mantra untuk mengunci pintu, membuat suara mendecit yang aneh.
  • Confringo Mantra untuk membakar sesuatu yang terkena mantra ini.
  • Confundo Mantra untuk membuat korban jadi kebingungan.
  • Crucio Salah satu dari tiga Kutukan Tak Termaafkan. Kutukan ini menyebabkan korban mendapatkan kesakitan yang tak tertahankan. Beberapa korban kutukan ini menjadi gila.
  • Defodio Mantra untuk membuat lubang di sebuah material seperti tanah dan besi.
  • Deletrius Mantra untuk menghapus bayangan hantu yang dihasilkan oleh mantra Priori Incantatem.
  • Densaugeo Mantra untuk membesarkan gigi.
  • Deprimo Mantra untuk mengeluarkan angin kuat untuk melemaskan atau menghaluskan sesuatu.
  • Depulso Mantra untuk mendorong suatu objek.
  • Descendo Mantra untuk membuat sesuatu menjadi turun ke bawah, misal pada tangga.
  • Diffindo Mantra untuk merobek sesuatu.
  • Disapparete Mantra untuk menghilang dari suatu tempat. (kebalikan dari mantra Apparate).
  • Dissendium Mantra untuk membuka pintu rahasia.
  • Duro Mantra untuk membuat sesuatu objek menjadi keras.
  • Engorgio Mantra untuk membesarkan benda.
  • Ennevarte Mantra untuk memulihkan korban dari mantra pemingsan.
  • Episkey Mantra untuk menyembuhkan/memperbaiki kerusakan pada korban.
  • Erecto Mantra untuk meluruskan target objek dan membuatnya berdiri.
  • Evanesco Mantra untuk melenyapkan benda.
  • Expecto Patronum Mantra untuk mengeluarkan patrons untuk menghusir Dementor.
  • Expelliarmus Mantra untuk melucuti senjata lawan.
  • Expellimellius Mantra untuk mengeluarkan api.
  • Expulso Mantra untuk meledakkan sesuatu. Kekuatan ledakannya tergantung pada orang yang melakukan mantra ini.
  • Ferula Mantra untuk membalut dan menyembuhkan kaki yang patah.
  • Fidelius Mantra untuk menyembunyikan seseorang atau beberapa orang. Catatan : Mantra ini sangat rumit dan kuat, karena dapat menyembunyikan seseorang maupun beberapa orang sekaligus dari orang-orang yang mencarinya.
  • Fiendfyre Mantra untuk mengeluarkan sihir api yang tidak bisa dihalangi. Api ini membentuk makhluk-makhluk ajaib ketika membakar sesuatu. Bisa digunakan untuk menghancurkan Horcrux.
  • Finite Incantatem Mantra untuk menghentikan efek dari banyak mantra yang sebelumnya digunakan.
  • Finite Mantra untuk menghentikan efek dari mantra yang sebelumnya digunakan.
  • Flagrate Mantra untuk memunculkan garis api di udara, yang bisa digambar/ditulis menjadi bentuk apapun.
  • Furnunculus Mantra untuk meyebabkan bisul pada seseorang yang terkena mantra ini.
  • Geminio Mantra untuk membuat duplikat dari target sihir ini.
  • Glacius Mantra untuk membekukan benda.
  • Glisseo Mantra untuk membentuk anak tangga menjadi rata dan landai.
  • Homenum Revelio Mantra untuk memperlihatkan seseorang yang bersembunyi dekat dengan penyihir.
  • Immobulus Mantra untuk membekukan gerakan lawan.
  • Impedimenta Mantra untuk menghentikan atau memperlambat sebuah obyek.
  • Imperio Salah satu Kutukan Tak Termaafkan. Kutukan ini membuat korban menjadi sepenuhnya dibawah pengaruh perapal mantra, dan melakukan apa pun yang diinginkan oleh sang pemantra.
  • Impervius Mantra untuk menahan air.
  • Incantato Mengeluarkan bayangan hantu dari tongkat.
  • Incarcerous Mantra untuk mengeluarkan tali tebal untuk membelit objek.
  • Incendio Mantra untuk menyalakan api.
  • Lacarnum Inflamarae Mantra untuk menciptakan api dari tongkat.
  • Langlock Mantra untuk melekatkan lidah target ke langit langit rongga mulutnya.
  • Legilimens Mantra untuk mencari tahu ingatan dan pikiran seseorang.
  • Levicorpus Mantra untuk membuat target bergelantungan terbalik di udara.
  • Liberacorpus Mantra untuk mengembalikan orang yang terkena mantra Levicorpus.
  • Locomotor + … Mantra untuk mengangkat benda secara mendatar.
  • Locomotor Mortis Mantra untuk mengikat kaki orang yang dimantrai, membuatnya tidak mampu berjalan.
  • Lumos Mantra untuk mengeluarkan cahaya putih berpendar pada ujung tongkat pengguna.
  • Meteolojinx Recanto Mantra untuk membuat efek perubahan cuaca saat sihir dihilangkan.
  • Mobili Corpusm Mantra untuk menggerakkan atau memindahkan tubuh seseorang. Biasanya digunakan saat korbannya dalam keadaan tidak sadar atau tidak berdaya.
  • Mors Morde Mantra untuk memunculkan gambar tengkorak yang bercahaya, di langit, dan seekor ular keluar dari mulut tengkorak. Merupakan tanda Lord Voldemort dan para pengikutnya.
  • Muffliato Mantra untuk menyebabkan telinga target menjadi bising agar tidak bisa mendengarkan sesuatu.
  • Nox Mantra untuk mematikan cahaya yang keluar dari ujung tongkat akibat mantra Lumos.
  • Obliviate Mantra untuk menghapus atau memodifikasi ingatan seseorang.
  • Obscuro Mantra untuk membuat penglihatan target menjadi buram.
  • Oppugno Mantra untuk membuat makhluk yang berada di bawah kontrol mantra menyerang target yang diinginkan pemantra.
  • Orchideus Mantra untuk mengeluarkan bunga anggrek dari ujung tongkat.
  • Pack Mengemasi tas, koper, atau peti.
  • Periculum Mantra untuk meluncurkan percikan cahaya dari ujung tongkat, dan biasa digunakan sebagai signal.
  • Peskipiksi Pesternomi Mantra untuk menyebabkan Pixie (Peri Biru) menghilang.
  • Petrificus Totalus Mantra untuk membuat tubuh lawan menjadi kaku tidak bergerak.
  • Piertotum Locomotor Mantra untuk mengerakkan patung dan pakaian perang agar mengikut kehendak si penyihir.
  • Protego Horribilis Mantra untuk memberikan sedikit perlindungan terhadap ilmu sihir hitam.
  • Protego Mantra untuk membalikan serangan ke arah penyerang untuk melindungi diri.
  • Quietus Mantra untuk membuat volume suara kembali menjadi normal (penetral mantra Sonorus).
  • Reducio Mantra untuk mengecilkan benda atau mengembalikan bentuk benda tersebut menjadi seperti semula akibat sihir Engorgio.
  • Reducto Mantra untuk menghancurkan penghalang berupa obyek solid yang merintangi si pengguna.
  • Relashio Mantra untuk mengeluarkan gelembung air panas di dalam air
  • Rennervate Mantra untuk memulihkan efek mantra pemingsan / Stupefy.
  • Reparo Mantra untuk memperbaiki kerusakan pada suatu benda.
  • Rictusempra Mantra untuk membuat orang tertawa tidak terkontrol.
  • Riddikulus Mantra untuk menghilangkan ketakutan. Jika dipakai secara benar, boggart yang terkena mantra ini akan berubah bentuk menjadi sesuatu yang lucu seperti yang kita inginkan.
  • Salvio Hexia Mantra untuk memberi sedikit perlindungan dari kutukan.
  • Scourgify Mantra untuk membersihkan sesuatu.
  • Sectumsempra Mantra untuk melukai atau menciderai musuh.
  • Serpensortia Mantra untuk menciptakan ular dari ujung tongkat sihir.
  • Silencio Mantra untuk membuat taget terdiam.
  • Sonorus Mantra untuk memperbesar volume suara.
  • Specialis Revelio Mantra untuk mengidentifikasi bahan-bahan dalam ramuan atau bahan tambahan yang tersembunyi dalam sebuah objek.
  • Spongify Mantra untuk melembutkan benda menjadi lembut.
  • Stupefy Mantra yang membuat target pingsan, mantra ini mengeluarkan kilatan cahaya berwarna merah dari tongkat.
  • Tarantalegra Mantra yang memaksa kaki korban untuk bergerak secara tidak terkendali, berdansa seperti orang gila.
  • Tergeo Mantra untuk membersihkan objek atau seseorang.
  • Vera Verto Mantra untuk merubah binatang menjadi cangkir atau teko.
  • Waddiwasi Mantra untuk mengeluarkan permen karet dari lubang kunci atau mengeluarkan sebuah benda dan membuangnya ke arah tertentu.
  • Wingardium Leviosa Mantra untuk membuat benda melayang.
Demikian nama dan arti dari mantra – mantra di film Harry Potter yang berhasil saya kumpulkan. Tetapi perlu digaris bawahi bahwa film ini hanyalah film fiksi atau tidak nyata, begitu juga dengan mantra – mantra di atas.


#SUMBER : KASKUS

THE EXAMPLE of "NOUN CLAUSE"

  • The Example of Noun Clauses.
  1. Her story was interesting =====> What he said was interesting.
  2. I heard her story =====> I heard what she said.
  3. I liked his jacket =====> I liked what he wore.
  4. His performance was amazing =====> What he shew was amazing.
  • Noun Clauses which begin with "a Question words". 
  1. Where did Frank go? =====> I don't know where he went.
  2. What is that boy's name? =====> I don't know what his name is.
  3. When is that girl's birthday? =====> I don't know when her birthday.
  4. Who lives there? =====> I don't know who lives there.
  5. Why did Fernando leave? =====> I don't know why he left.
  6. How old is Peter? =====> I don't know how old he is.
  • Noun Clauses which begin with "WHETHER" or "If".
  1. Will Alex come? =====> I don't know (whether / if) he will come or not.
  2. Is David at home? =====> I don't know (whether / if) David is at home or not.
  3. Does she need help? =====> I wonder (whether / if) she needs help.
  4. Did Luiz go to Bali? =====> I wonder (whether / if) Luiz went to Bali.
  • Noun Clauses which begin with "THAT".
  1. I think that she is a good actress.
  2. I feel that he will do well on the exam.
  3. I doubt that he will come today.
  4. It's a fact that Nicholas is a good student.
  5. I regret that she failed on the test.
  • Question words followed by Infinitives.
  1. Please tell me where I should meet you.
  2. I don't know what I should do.
  3. He told me where to find it.

NOUN CLAUSES

  • Noun is used as a subject or an object.
  • Noun Clause is used as a subject. In other words, a noun clause is used in the same ways as a noun.
  • Noun Clause is a clause functioning as a Noun. It has it's own subject and verb. 
  • Noun Clause can't stand alone as a sentence. It must be connected to an independent clause, a main clause.
  • Because of it's function as a noun, the noun clause can occupy the following positions:
1.      Subject of a sentence
2.      Object of a transitive verb
3.      Object of a preposition
4.      Complement
5.      Noun in apposition  
  • According to the original sentence types, Noun Clause can be classified into 4 types, namely : 
1.      Statement
2.      Question
3.      Request
4.      Exclamation

Selasa, 05 April 2011

DEFINISI UANG


A.       Pengertian uang

R.J Thomas mengatakan bahwa “Money is something that is readily and generally accepted by public in payment for goods, services, and other valuabel assets and for the payment for debts.” Artinya, Uang adalah suatu benda yang dengan mudah dan umum diterima oleh masyarakat untuk pembayaran pembelian barang, jasa, dan barang berharga lainnya, dan untuk pembayaran utang. Sedangkan menurut Sir Dennis Holme Robertson “Money is something accepted in payment for goods.” Artinya, Uang adalah sesuatu yang bisa diterima dalam pembayaran untuk mendapatkan uang. Dari definisi kedua ahli tersebut, dapat disimpulkan bahwa uang adalah Alat tukar menukar barang / jasa  dan sebagai alat pembayaran yang sah.

B.       Fungsi uang

Fungsi – fungsi uang dapat digolongkan menjadi 2 jenis, yaitu :
  • ­ Fungsi Asli :
A.   Sebagai Alat Tukar.
Misalnya Seorang petani  membutuhkan cangkul. Dia dapat menjual hasil panen untu mendapatkan uang. Uang hasil penjualan panen digunakan untuk membeli cangkul.
B.   Sebagai Alat Satuan Hitung.
Misalnya Harga   pulpen Rp 6.000,- dan buku tulis Rp 1.000,-. Ini menunjukan bahwa nilai pulpen 3 kali nilai buku tulis.
  • ­ Fungsi Turunan :    
A.   Sebagai Standar atau Ukuran Pembayaran yang Ditunda.
Misalnya Seseorang meminjam uang Rp 5.000.000,- selama 10 tahun.
B.   Sebagai Alat Penyimpan Kekayaan.
Misalnya Kita menyimpan uang untuk keperluan masa mendatang atau mengantisipasi pengeluaran uang yang tidak terduga sebelumnya.
C.   Sebagai Alat Pengalih Nilai / Kekayaan.
Misalnya Seseorang yang pindah ke luar kota dan ingin membangun rumah di kota itu lalu menjual rumah lamanya.

C.   Jenis uang

Jenis – jenis uang dapat dibagi menjadi 4 jenis, yaitu :
  • Jenis Uang Berdasarkan Pihak yang Mengeluarkan
Berdasarkan Pihak yang Mengeluarkan, uang dibedakan jadi 2 jenis, yaitu :
A.   Uang Kartal :
Uang Kertas atau Uang Logam yang dikeluarkan & diatur peredarannya oleh Pemerintah serta merupakan alat pembayaran yang sah.
B. Uang Giral :
Alat Pembayaran berupa Cek, Bilyet Giro, dan sejenisnya yang dikeluarkan oleh Bank serta merupakan alat pembayaran.
  • ­ Jenis Uang Berdasarkan Bahan Uang
Berdasarkan Bahan, uang dapat dibedakan jadi 2 jenis, yaitu :
A.   Uang Logam :
Uang yang bahannya terbuat dari logam berupa emas, perak, atau logam lainnya yang beredar sebagai alat pembayaran.
B. Uang Kertas :
Uang yang bahannya terbuat dari kertas serta penggunaanya diatur oleh undang – undang dan kebiasaan serta sebagai alat pembayaran.
  • ­ Jenis Uang Berdasarkan Negara yang Mengeluarkan
Berdasarkan Negara yang Mengeluarkan, uang dibedakan jadi 2 jenis, yaitu :
A.   Uang Dalam Negeri :       
Uang yang dikeluarkan suatu Negara yang bersangkutan. Contohnya : Rupiah adalah uang yang dikeluarkan oleh pemerintah Indonesia.
B.   Uang Luar  Negeri :
Uang yang beredar dalam suatu Negara, tetapi yang mengeluarkannya Negara lain. Contohnya : Yen(Jepang), Dollar(Amerika Serikat), Ringgit (Malaysia), Poundsterling(Inggris),dan sebagainya. Uang luar negeri disebut juga Valuta Asing.
  • ­ Jenis Uang Berdasarkan Nilai Uang
Berdasarkan Perbandingan Nilai Bahan dengan Nilai Tukar, Uang dibedakan jadi 2 jenis, yaitu :
A.   Nilai Penuh :
Uang yang nilai bahannya (nilai Intrinsiknya) sama dengan nilai nominal atau nilai penuh yang terdapat pada standar emas. Misalnya 5 Gram emas, maka nilai uang itu dalam pertukaran juga seharga  emas 5 Gram.
B.   Nilai Tidak Penuh:
Uang yang nilai bahannya (nilai Intrinsiknya)lebih kecil daripada nilai nominalnya dan umumnya berupa uang kertas. Misalnya Uang yang kamu pegang Rp 10.000,- mungkin nilai bahannya hanya Rp 200,-.

d.        Teori uang

Teori – teori uang dapat dibagi menjadi 2 jenis, yaitu :
  • ­ Teori Nilai Uang 
A.   Teori Barang :        
Menurut Teori Barang, Uang Murni berasal dari Barang
B.   Teori Nominalis :    
Menurut Teori Nominalis, Nilai Uang ditentukan oleh Nilai Nominal yang tertulis pada uang tersebut.
  • ­ Teori Perubahan Nilai Uang
A.    Teori Kuantitas :    
Teori ini dikemukakan oleh David Ricardo. Nilai uang bisa naik bisa turun.
                                                   M=kP
                               Dimana:     M=    Uang
                                                   k=     Konstanta
                                                   P=     Harga
B.     Teori Transaksi :    
Teori Transaksi merupakan Lengkapan Teori Kuantitas, dilengkapi Irving Fisher.
                                                     MV=PT
                                 Dimana:     M=    Jumlah Uang Beredar
                                                     V=    Kecepatan Perputaran Uang
                                                     T=     Jumlah Barang dan Jasa
                                                     P=     Tingkat Harga Umum
C.    Teori Pendapatan : 
Teori Pendapatan dikemukakan John Maynard Keynes. Motif memegang uang :
1. Motif Transaksi :
Semakin besar Pendapatan seseorang, maka semakin besar kemungkinan untuk melakukan Transaksi.
2. Motif Berjaga–jaga :        
Rumah Tangga Selalu Berjaga – jaga dan mempersiapkan sebagian Pendapatan agar dapat mengatasi kejadian tidak terduga sebelumnya.
3. Motif Spekulasi :
Pendapatan yang tinggi memberi kesempatan pada seseorang untuk melakukan Transaksi yang bersifat Spekulasi.

                                           MVy=PyTy atau Py= MVy
                                                                                Ty
                                      Dimana:    
                                      M=    Jumlah Uang
                                      Vy=   Kecepatan Peredaran Pendapatan Uang
                                      Ty=   Barang – Barang dan Jasa Akhir
                                      Py=   Tingkat Harga

  • ­ Teori Persediaan Kas
Teori Persediaan Kas dikemukakan oleh Alfred Marshall. Marshall mengatakan bahwa nilai uang tergantung pada jumlah pendapatan masyarakat yang dipegang atau ditahan dalam bentuk Tunai (Cash).
                                                 M=K.P.Y
                                       Dimana :
                                      M=    Jumlah Uang Beredar
                                      K=     Jumlah Uang untuk Persediaan Kas
                                      P=     Tingkat Harga
                                      Y=     Pendapatan

e.   pERMINTAAN & PENAWARAN uANG
  • ­ Permintaan Uang
Permintaan Uang adalah Jumlah nnit moneter(berupa uang kartal dan uang giral) yang ingin dipegang sebagai harta tunai (yang mudah untuk dibelanjakan segera). Faktor yang mendorong permintaan uang adalah Biaya menyimpan UANG. Permintaan uang dipengaruhi oleh 3 hal, yaitu :
A.   Kebutuhan Transaksi :    
Jika pendapatan naik, nilai barang yang kita beli akan naik sehingga kita membutuhkan lebih banyak uang untuk bertransaksi.
B.   Kebutuhan Berjaga-jaga :
Tingkat bunga tabungan lebih tinggi daripada tingkat keuntungan menggunakan uang untuk melaksanakan kegiatan ekonomi seperti berwirausaha, menyewakan ramah, atau membeli saham perusahaan.
C.   Kebutuhan Berspekulasi :
Melakukan suatu tindakan atas dasar ramalan perubahan nilai harta di masa depan.

  • ­ Kurva Permintaan Uang
Jika tingkat Bunga meningkat, permintaan atas uang akan turun. Sebaliknya, Jika tingkat Bunga turun, Permintaan atas uang akan naik. Permintaan uang turun ketika tingkat Bunga meningkat karena orang tidak tertarik menyimpan uang yang dimilikinya. Jumlah uang yang diminta sebagai penyimpan nilai kekayaan tergantung pada tingkat bunga, ceteris paribus, dapat digambarkan dalam fungsi berikut.
                                                Qd=f(i)
                             Dimana :
                             Qd=   Jumlah uang yang diminta sebagai asset
                             I=      Tingkat Bunga

  • ­ Pergeseran Kurva Permintaan Uang
Faktor – faktor yang dapat menggeser kurva permintaan uang kekanan atau kekiri antara lain adalah Tingkat Bunga Riil, Nilai Kekayaan Masyarakat, dan Perubahan Pendapatan Nasional  (termasuk Produk Nasional). Jika ada perubahan dalam kekayaan, permintaan uang akan meningkat. Begitu pula jika kekayaan menurun, permintaan uang akan menurun. Jika pendapatan nasional dan produk nasional meningkat, kurva permintaan uang akan bergeser ke kanan. Sebaliknya, jika pendapatan dan produk nasional menurun, kurva akan bergeser ke kiri.

  • ­ Penawaran Uang (L)
Penawaran Uang adalah Jumlah uang yang tersedia dalam suatu perekonomian. Kebijakan Moneter bertujuan mengatur Penawaran Uang, atau dengan kata lain, mengatur jumlah uang beredar. Oleh sebab itu, boleh dikatakan bahwa Penawaran Uang merupakan tugas Pemerintah melalui Bank Indonesia.
                                    L=     M1 + M2 +M + near money
                                   dan   M2 = M1 + uang kuasi
                            
  • ­ Kurva Penawaran Uang
Semakin tinggi tingkat bunga, jumlah uang yang beredar semakin banyak, begitu pula sebaliknya.Keuntungan meminjamkan uang akan lebih besar ketika tingkat bunga tinggi.

  • ­ Pergeseran Kurva Penawaran Uang
Berikut ini Faktor – factor yang mempengaruhi keputusan Bank Indonesia dalam mengatur Penawaran Uang, yaitu :
A.   Tingkat Bunga
Jika tingkat Bunga terlalu tinggi, dunia usaha akan lesu. Oleh karena itu, Bank Indonesia akan mengurangi jumlah uang beredar sehingga tingkat bunga kembali turun.
B.   Tingkat Inflasi
Jika tingkat inflasi tinggi, akan melumpuhkan perekonomian, daya beli masyarakat rendah. Untuk itu, Bank Indonesia akan mengurangi jumlah uang beredar sehingga tingkat bunga turun
C. Tingkat Produksi dan Pendpatan Nasional                                     
Dalam tingkat produksi dan pendapatan nasional yang rendah, pemerintah mungkin akan memperbanyak jumlah uang beredar, dengan tujuan untuk menggairahkan dunia perbankan dan dunia usaha.    
D.   Kondisi Kesehatan Dunia Perbankan
Bank Indonesia menetapkan tingkat cadangan tertentu, yang sekaligus menjadi pengukur kesehatan Bank. Jika Bank kekurangan cadangan, biasanya mereka meminjam sejumlah uang kepada Bank Indonesia dengan tingkat bunga tertentu yang disebut tingkat diskonto. Jika dunia Perbankan tidak sehat, biasanya Bank Indonesia akan menaikan tingkat diskonto untuk menurunkan tingkat cadangan dibank – bank dan menurunkan jumlah uang beredar.
E.   Nilai Tukar Rupiah
Jika nilai tukar Rupiah menurun, Pemerintah akan menurunkan jumlah Rupiah yang beredar, sehingga sesuai hokum keseimbangan permintaan dan penawaran, tingkat bunga akan naik, dan nilai Rupiah pun terangkat.

  • ­ Keseimbangan Pasar Uang
Dalam jangka panjang, tingkat harga secara keseluruhan sama dengan tingkat ketika permintaan uang sama dengan penawaran uang. Jika tingkat harga berada diatas tingkat keseimbangan, masyarakat akan memilih menyimpan uang, sehingga tingkat harga kembali ke tingkat keseimbangan. Pada tingkat harga keseimbangan, jumlah uang yang ingin disimpan oleh masyarakat tepat sama dengan kuantitas uang yang diedarkan oleh Bank Indonesia.

F.       Standar mata uang

Standar Mata Uang adalah Benda yang ditetapkan sebagai objek pembanding atau nilai dalam jumlah satuan tertentu dan dalam waktu tertentu sebagai alat satuan hitung. Standar uang yang digunakan dapat berupa logam atau kertas.
  • ­ Standar Logam
Standar Logam adalah suatu penetapan logam tertentu sebagai standar dalam keuangan. Logam tersebut dapat berupa emas atau perak. Standar Logam dapat dibedakan atas beberapa system berikut.
A.   Sistem Standar Tunggal =
Sistem ini menggunakan satu jenis logam menjadi mata uang dan biasanya berupa emas atau perak, tetapi lebih lazim digunakan emas. Itu sebabnya sering disebut Standar Emas.
B.   Sistem Standar Kembar =
Sistem ini menggunakan 2 jenis logam, yaitu Emas & Perak. Jika perbandinganh nilai antara emas dan perak tidak ditentukan, melainkan tergantung pada pasar, maka disebut Standar Emas Paralel.
C.   Sistem Standar Pincang =
Pada standar pincang, pemerintah menetapkan uang emas sebagai mata uang standar. Tetapi mata uang perak juga beredar dalam jumlah yang tidak terbatas, tetapi masyarakat umum tidak dapat secara bebas mencetaknya.
  • ­ Standar Kertas
Apabila dalam suatu Negara beredar uang kertas dalam jumlah yang tidak terbatas, dan uang itu tidak dijamin atau tidak bisa ditukar dengan emas, maka Negara tersebut menganut standar kertas. Standar ini banyak dianut Negara – Negara di dunia. System Moneter Internasional terkait dengan penentuan kurs(nilai tukar)mata uang. Oleh karena itu, kita bisa menyebut standar moneter sebagai system strandar kurs.
 
G.       Sistem MOneter

Ada empat system standar kurs yang tengah atau pernah dipakai ole Negara – Negara di dunia, yaitu :
  • ­ Standar Emas
Standar Emas pernah menjadi standar moneter di seluruh dunia. Setiap Negara mengeluarkan koin emas dengan segel Negara untuk menjamin kemurnian dan beratnya.

  • ­ Sistem Kurs Tetap dan Terkendali
Karena kegagalan standar emas, para banker dan menteri keuangan dari berbagai nmegara bertemu untuk membentuk sistemyang baru. Ini dikenal dengan Bretton Woods System, dengan nama badan IMF. Tujuan IMF adalah mempertahankan tingkat kurs yang stabil dan menghindari penurunannilai mata uang.

  • ­ Sistem Kurs Mengambang Bebas
Sejak runtuhnya Bretton Woods System, meskipun ada pihak yang menginginkan kembali berlakunya standar emas, berbagai Negara maju didunia menganut system kurs mengambang bebas. System ini menyerahkan sepenuhnya nilai tukar mata uang pada mekanisme pasar tanpa campur tangan pemerintah.

  • ­ Sistem Kurs Mengambang Terkendali
Beberapa Negara, termasuk Indonesia, memang membiarkan nilai mata uangnya mengambang dengan bebas. Namun, Negara melakukan intervensi untuk mencegah fluktuasi nilai tukar yang terlalu besar, atau bahkan mempertahankan suatu paritas. Dalam system nilai tukar mengembang terkendali, Negara – Negara yang menerapkannya cenderung melakukan intervensi kapanpun pasar menjadi “tidak terkendali”. Keunggulan Sistem mengambang terkendali adalah Nilai tukar mata uang tidak terus tyurun, meskipun sebenarnya keadaan perekonomian Negara tersebut belum baik.

simple DIALOGUE about : "THE ENVIRONMENT IN THE JAKARTA CITY"



One day after college, there are two collegers in the Gunadarma University’s garden. They were discussing about the environment in The Jakarta City.

  • Torres          : Hi, Lampard.
  • Lampard   : Oh, hi Torres.
  • Torres          : How are you today?
  • Lampard   : I’m fine, thanks. How about you?
  • Torres          : I’m fine too. Hmm.. Lampard, what do you think about the environment in Jakarta city?
  • Lampard   : Hmm.. I think the environment in Jakarta city is very dirty by garbage, vehicle smoke, factory smoke, and cigarette smoke which can make air pollution.
  • Torres          : Yeah.. It’s true, Lampard. I agree with you. And what is your suggestion for save the Jakarta city from air pollution?
  • Lampard   : Owhh.. I think we must limit the personal cars and moving the factories to the factory’s relocate in out city.
  • Torres          : Hmm.. I think, I’m dissatisfied with your suggestion. Your suggestion is true, but don’t you think your suggestion is very hard for execute and only waste the time, energy, and money.
  • Lampard   : Okay, how about throwing garbage to the trash bin, plants some trees, and reduces the product of cigarette. Do you agree with my suggestion?
  • Torres          : Wow…Your suggestion is really satisfying. Of course, I agree with your suggestion.
  • Lampard   : Thanks. See you again Torres!
  • Torres          : See you!

MY EXPERIENCE



At Monday, 26 November 2007, My Church  (HKBP Bincarung Bogor) performing The Fund Night to Renovate Church in Shangri-La Hotel on Jend.Sudirman Kav. 1 Street, Centre of Jakarta. My Church present Conscientia Choir and ARBAB (ARTIS BATAK BERMAZMUR) for Auction, and The Result of that Auction is collected as fund. The Event is started at 18.00 o’clock. I’m one of Conscientia Choir Member.
I go to Shangri-La Hotel with all Chorus members and all Committee. We leave at 13.00 o’clock by using Bus. At arrival in Shangri-La Hotel at 14.00 o’clock, we order Hotel’s Bedroom to rest. Moment arrive at Hotel’s Bedroom, we feel happy, because The Bedrooms is cold & balmy.
After we rest, we go to Restaurant for eating. After eating, we go to Show Room to start The Event. In Show Room, a lot of all Guest witnessing this Event. The Event early by The Church Service. In The Church Service, Our Chorus brings two songs.
After The Church Service finished, The Event continued with The Fund Night and The Auction. In The Fund Night, Our Chorus brings two songs. We are proud once, because we bring That Songs for God dignity. And afterwards continued with ARBAB’s show.
After all finished, all Committee count The Funds gathered from all Guest. Thanks God, The Funds gathered snugly with goals which expected. After The Event finished, we return to home each. That Event represents experience which is good for me.